Menyebarkan Manfaat Membaca dan Menulis di Gempa Literasi

Alhamdulillah, waktu yang saya miliki di antara bulan September hingga Desember 2018, atas izin Allah SWT, terisi dengan kegiatan literasi. Mulai dari Banten, Jawa Barat, Kepulaan Riau, Papua, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, hingga ke Vietnam. Tidak bisa saya ungkapkan perasaan hati ini, selain rasa bahagia, karena mendapat kesempatan menyebarkan manfaat membaca dan menulis kepada masyarakat.

Saya sudah menjalani kegiatan ini setelah tangan kiri saya diamputasi pada 1975. Membaca jadi kegiatan rutin, yang kemudian saya tahu ini adalah metode orang tua, agar saya tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat hanya dengan satu tangan. Apalagi setelah saya menerima amanah dari beberapa lembaga sebagai “Tokoh Literasi”, kampanye pentingnya membaca dan menulis sudah menjadi tanggung jawab moral saya, juga bersama para relawan di Komunitas Rumah Dunia. Insya Allah, di setiap perjumpaan, saya akan membagikan pengalaman saya selama 30 tahun di dunia literasi, berupa : Lanjutkan membaca

Iklan

(2) Antara Balada Si Roy dan Skripsi

Selepas KKN di Leles, Garut (1984), saya betul-betul tidak berminat lagi meneruskan kuliah di Fakultas Sastra UNPAD. Melihat nilai-nilai yang jeblok dan harus mengulang banyak, kemudian saya meminta maaf kepada Bapak dan Emak, karena lebih banyak keluyuran daripada kuliah. Saya lebih menyukai nongkrong di Cikapundung, membeli buku-buku bekas, tentu perpustakaan umumnya, menikmati Braga Stones, berama-lama di Jalan Naripan (studio musik YESS) dan Suara Kenari (jalan ABC). Bandung saya jelajahi karena saya sedang menyiapkan sebuah novel.

Lanjutkan membaca

Gong Traveling, Jalan-jalan Sambil Nulis Buku

Sudah tidak aneh jika agen perjalanan menawarkan paket wisata ke negara ini dan itu dengan harga promo. Tapi silahkan cari, yang menawarkan traveling ke luar negeri sambil menulis buku dan dibukukan. Gong Traveling sudah melakukan itu sejak 2012. Mulai paket ke Singapur, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Hongkong. Saya akan mengajari bagaimana caranya traveling di beberapa negara tersebut, berbaur dengan warga setempat, naik transportasi umum, makan di cafe-cafe mereka, melakukan apa yang mereka lakukan sehari-hari. Di sela-sela perjalanan itu, saya membagikan pengalaman bagaimana caranya menulis catatan perjalanan di taman atau areal publik lainnya. Jika tertarik, nara hubung ke Tias Tatanka di 081906311007.

Dus Bekas dan Kecerdasan Linguistik Guru PAUD dan TK

Selama ini guru PAUD/TK mendapatkan pelatihan alat peraga edukasi visual spesial seperti puzzle, origami atau APE lainnya. Belum memaski ranah “teks” atau bahasa. Sekarang Gol A Gong mengenalkan pelatihan membuat alat peraga kecerdasan linguistic dari dus bekas.   Jadi dus bekas air mineral kita sulap jadi : 1. Permainan harta karun, 2. Alat peraga mendongeng, 3. Buku cerita bergambar. Mau coba? Narahubung ke Tias Tatanka di 081906311007.