Agenda

Siapa yang Cocok Memerakan Tokoh “Roy” di Film “Balada Si Roy”

Pada 8 Maret 1988, episode pertama Balada Si Roy berjudul Joe muncul di majalah HAI. Setelah itu setiap hari Selasa, anak-anak muda Indonesia menunggu majalah HAI terbit. Setahun kemudian, 1989, saat buku pertama “Balada Si Roy” diterbikan Gramedia, orang-orang membayangkan Chris Salam – adik Roy Marten, adalah “Roy”. Para pembaca membuat film di dalam pikirannya. Mereka mengirim surat kepada saya – dengan alamat redaksi majalah HAI. Film “Lupus” (Hilman Hariwijaya) dan “Catatan Si Boy” (Marwan Alkatiri) merajai bioskop. Tapi saat itu saya menolak tawaran beberapa produser untuk memfilmkan Balada Si Roy.Setelah tertidur selama 30 tahun, para pembaca menyodorkan Jefry Nichol, Adipati Dolken, dan El Ahmad Dhani sebagai yang cocok memerankan tokoh “Roy”.  Bagaimana menurut kamu?

 

Iklan
Agenda

Seminar dan Karya Literasi Al-Qudwah

Untuk civitas akademika Al-Qudwah dan tamu undangan

SEMINAR DAN KARYA LITERASI AL-QUDWAH

Peran Sastra dalam Membentuk Kepribadian

Menghadirkan :

📖 *Gol A Gong* (Penulis novel Balada Si Roy)
📖 *Drs. H. Asep Komar Hidayat, M.Pd*
(Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Lebak)

Peluncuran Buku
📘 *Guru untuk Indonesia* Karya Supadilah
📘 *Answer Me, 17!* Karya Adinda Putri

Gratis & doorprize menarik

Kamis, 24 Januari 2019
08.00 – 12.00 WIB
Aula Granada Al-Qudwah

Agenda

Januari 2019, Gempa Literasi Dimulai Lagi

Apa itu “Gempa Literasi”? Selama ini kita mengenal “gempa tektonik” dan “gempa vulkanik” yang menghancurkan peradaban. Tapi “gempa literasi” justru membangun peradaban baru dengan literasi. Tentu menghancukan kebodohan. Jnuari 2019 ini saya beristirahat dua minggu, menuliskan kenangan selama 2018. Kini hidup harus terus bergerak. Saya mulai mengemasi ransel lagi. Titik pertama adalah Singapura, 14 – 16 Januari, menemani guru-guru dari Banjarmasin dan Kebumen. Mereka ingin belajar menulis sambil traveling. Setelah itu 24 Januari di Rangkasbitung. Lanjutkan membaca “Januari 2019, Gempa Literasi Dimulai Lagi”

Agenda

Menuju Tiik ke-14 Korban Tsunami Banten

Sabtu (12/1/2019) pagi, saya, Rg Kedung Kaban, dan relawan lainnya berangkat dari Rumah Dunia menuju Taman Jaya, Sumur, untuk menyalurkan donasi berupa peralatan sekolah, peralatan memasak, peralatan mandi, peralatan salat, dan lainnya. Sumbangan kali ini dari Rumah Baca Sahabatku, Komunitas Merajut (Bogor), Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD dan PNF), warga Cinanggung-Serang, dan Mitra Seni Indonesia (MSI). Lanjutkan membaca “Menuju Tiik ke-14 Korban Tsunami Banten”