Setting Tahun 80-an di Film “Balada Si Roy”

Film di tahun ini, mungkin kita akan disuguhkan film dengan setting lokasi tahun 90 an. Salah satunya di buka oleh film Dilan yang memiliki alur cerita dengan setting lokasi tahun 90 an,filmnya membawa penonton flashback. Setelah Dilan, menyusul salah satu novel legendaris tahun 80 an yakni Balada si Roy karya mas Gong Smash, Rabu tadi (14/2). Sah difilmkan oleh Demi Isteri Production. Susanti Dewi (Produser Demi Isteri Production) dan Fajar Nugros (Sutradara) di Museum Literasi Gol A Gong.

Pertanyaan saya, akankah setting lokasi tahun 80 memungkinkan saat ini?

Lanjutkan membaca

Iklan

Kutukan “Balada Si Roy” Berakhir

Saya tulis status ini di Hongkong Downtown Backpacker, Chungkins Mansion, kamar berukuran 2 x 2 meter, kamar mandi di dalam seharga HK$ 1200. Lokasi ini persis seperti di Thamrin Jakarta, Malioboro Yogya, atau Simpang Lima Semarang. Jantungnya. Berdetak keras. Bagi saya, karena lokasinya dekat dengan Garden of The Star, di mana Uncle Bruce Lee berada. Dan kumulai dengan penggalan sajak di #BaladaSiRoy :

duka adalah luka
luka karena ujung pisau
tapi aku enggan mengobati
karena duka lain bakal datang
(Heri H Harris)

 

Lanjutkan membaca

Anjing Herder “Joe” Adakah di Film “Balada Si Roy”?

Novel Balada SiRoy karya mas Gong Smash hari ini, Rabu (14/2), resmi akan difilmkan oleh Demi Istri Production. Susanti Dewi (produser Demi Istri Production) dan Fajar Nugros (sutradara) hari Selasa 14 Februari 2018, di Rumah Dunia, berbincang-bincang dengan Mas Gong dan relawan Rumah Dunia tentang Balada si Roy.

Salah satu perbincangan yang menarik bagi saya adalah bagaimana tokoh Joe, anjing herder peliharaan Roy dari ayahnya, akan dimunculkan di filmnya atau tidak? Ihwal dimunculkan atau nggak tokoh Joe di film masih akan dibicarakan Fajar Nugros dan mas Gong. Lanjutkan membaca