Gempa Literasi

Apa, sih, Gempa Literasi Itu?

Setiap saya tur Gempa Literasi, banyak orang bertanya, “Kenapa mesti ‘gempa’? Tidak ‘gebyar’? Bagi saya, jika Gebyar Literasi itu sudah biasa. Tapi, jika “Gempa Literasi”, dampaknya terasa kuat. Kita tahu, “gempa” sangat menakutkan dan berdampak pada kematian serta kerusakan. Terutama jika disandingkan dengan “vulkanik” dan “tektonik”. Tapi, “gempa literasi” yang dihancurkan adalah kebodohan dan kemiskinan. Ingin bukti? Sayalah buktinya. Saya adalah orang yang mengambil manfaat dari “gempa literasi”, juga para relawan serta warga belajar di Komunitas Literasi Rumah Dunia, yang saya dan istri – Tias Tatanka, serta para sahabat bangun di Serang, Banten. Lanjutkan membaca “Apa, sih, Gempa Literasi Itu?”

Iklan
Gempa Literasi

Agenda Gempa Literasi ala Gol A Gong Januari – April 2019

Bismillah, hidup harus terus berlangsung. Hidup harus berjuang, bekerja keras. Era digital bisa membunuhmu atau sebaliknya : menghidupimu. Mau memilih yang mana? Keputusan ada di tanganmu. Kini “Gempa Literasi ala Gol A Gong” bergulir lagi. Agendanya sudah sampai April 2019. Mei dan Juni 2019 puasa dan lebaran, istirahat dulu sambil menyusun rencana perjalanan lagi.  Inilah agendanya : Lanjutkan membaca “Agenda Gempa Literasi ala Gol A Gong Januari – April 2019”

Gempa Literasi

Bendungan Pamarayan, Wisata Sejarah Banten yang Terpendam

Ketika pulang dari Pandeglang melihat lokasi bencana tsunami Banten, Rabu 2 Januari 2019, saya dan Tias Tatanka pulang ke Serang melewati jalur Warung Gunung, Petir dan berbeok ke kanan, ke arah Tunjung Teja. Kami ingin melihat pembangunan jalan tol Serang – Panimbang – Tanjung Lesung yang baru dimulai. Ternyata banjir. Hujan deras selain berkah, juga jadi petaka. Di Labuhan, selain tsunami dari erupsi gunung Anak Krakatau, juga disusul banjir yang menenggelamkan Labuhan. Kami meneruskan perjalanan ke Bendungan Pamarayan, wisata sejarah terpendam di Kabupaten Serang.

Lanjutkan membaca “Bendungan Pamarayan, Wisata Sejarah Banten yang Terpendam”

Gempa Literasi

Mobil Literasi Rumah Dunia dan Tsunami Banten

Saya sedang berada di Panimbang, Banten Selatan, yang terkena dampak tsunami. Saya pandangi Mobil Literasi Rumah Dunia atau Perpustakaan Keliling Komunitas Rumah Dunia yang mangkal di antara kerumunan warga Bandengan, Desa Mekarsari. Mereka ada yang sibuk memilih-milih buku dan asik membaca. Saya bahagia melihatnya. Mobil Literasi Rumah Dunia adalah program layanan dan peningkatan minat baca kepada masyarakat. Mobil ini sudah menyusuri setiap jengkal tanah di Banten, menyebarkan virus gerakan literasi nasional. Awalnya majalah UMMI mengamanahi mobil literasi ini untuk kami gunakan pada 2013. Kemudian ada donatur yang menghibahkan mobil literasi ini pada 2014, sehingga jadi hak milik Rumah Dunia. Lanjutkan membaca “Mobil Literasi Rumah Dunia dan Tsunami Banten”