Percakapan Dengan Emak

Bada Ashar, saya menengok Emak.
“Kamu besok 55 tahun. Emak 21 Agustus nanti 83 tahun.”
“Alhamdulillah, Emak. Sehat, ya,” seperti biasa, saya pijati kakinya.
“Bapak 31 Agustus nanti 84 tahun, kalau masih hidup.”
Bapak wafat 11 tahun yang lalu. Mata Emak dan saya saling bertatapan, terkenang Bapak. Lanjutkan membaca

Iklan

Sisi Kemanusiaan Rano Karno di Si Doel The Movie

Dua hari sudah , sehak ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia, 2 Agustus hingga 3 Agustus 2018, hampir 300 ribu penonton menyerbu bioskop. Ini membuktikan, bahwa Rano Karno ditunggu penggemarnya. Ketika saya menonton pada 3/8, “Si Doel The Movie” tetap manusiawi dalam logika ceritanya. Saya menikmati filmnya. Yang saya kagumi dari Rano Karno di film ini, terasa sekali solidaritasnya terhadap “keluarga Di Doel” yang telah membesarkannya . Aminah Candrakasih yang sudah tak berdaya karena tua, is ajak bermain memerankan dirinya apa adanya. Mandra yang hartanya ludes karena persoalan yang tidak dipahaminya di TVRI, ia ajak supaya bangkit lagi. Lanjutkan membaca

Johan Cruijff, Legenda 14

Di timnas Belanda nomor punggung kaosnya 14. Begitu juga di klub Ajax Amsterdam. Saya juga memilih nomor 14 saat jadi striker di klub bola anak-anak Capricornus (1974 – 76, saat kelas 5 – 6 SD).Sayang di Barcelona ia bernomor punggung 9. Kemudian iadikenal sebagai “bapak total football”. Barcelona besar karena ia. Skillnya hampir saja diwariskan ke Jordy, putranya. Tapi gagal. Sebagai rasa simpatiku, putra ketiga kuberi nama Jordy Alghifari. Dialah Hendrik Johannes Cruijff (Belanda: [ˈjoːɦɑn ˈkrœy̆f]; lahir di Amsterdam, Belanda, 25 April 1947 – meninggal di Barcelona, 24 Maret 2016 pada umur 68 tahun. Dia antan pemain dan pelatih sepak bola Belanda. Selain bermain untuk Ajax dan Barcelona, ia juga menjadi bagian dari tim nasional sepak bola Belanda yang menjadi juara kedua Piala Dunia 1974. Johan meninggal dunia pada tanggal 24 Maret 2016.