Tips

Passport, Traveling dan Menulis

Saya pernah membaca tulisan “Passport” karya Rhenald Kasali. Di tulisan itu RK menyarankan, agar anak muda Indonesia memiliki passport dan berkelana ke mancanegara. Hingga hari ini saya masih suka traveling, walaupun sifatnya memberi semangat kepada anak-anak muda, terutama keempat anak saya.

Lanjutkan membaca “Passport, Traveling dan Menulis”

Iklan
Tips

Tujuan Menulis, Buku Harian dan Riset

Oleh Gol A Gong

Sudah puluhan kali saya jadi montir di bengkel-bengkel cerpen. Rata-rata para (calon) pengarang pemula kesulitan menemukan ide dan bingung saat menuliskannya. Begitu juga di Kelas Menulis Rumah Dunia, yang saya asuh di akhir pekan sejak 2002 hingga 2018 ini – sudah 32 angkatan. Mereka berpikir, apakah kalimat pembukanya bagus atau cerpennya berjenis sastra atau populer. Lanjutkan membaca “Tujuan Menulis, Buku Harian dan Riset”

Tips

SMK Brawijaya Mojokerto Belajar Menulis Cerpen

Minggu 16/12/2018, pagi hari, selepas subuh, saya jalan-jalan menyusuri kota Mojokerto. Saya mampir ke Pasar Tanjung, hal yang saya sukai. Pasar induk ini becek. Jalannya kotor. Khas pasar tradisional Indonesia. Tapi pasar modern hadiah Adaro di Kabupaten Paringin, 5 jam dari Banjarmasin, bersih dan modern. Pukul 07:00 kembali ke hotel. Saya dan Baehaqi Muhammad -relawan Rumah Dunia, siap-siap. Agus Pramono dan Anis Salam menjemput. Titik pertama di SMK Brawijaya. Lanjutkan membaca “SMK Brawijaya Mojokerto Belajar Menulis Cerpen”

Tips

Memulai Menulis dan Mengatasi Writers Block

Menulis cerita fiksi (cerpen dan novel) itu gampang, kata orang. Ah, masak? Bagi yang gampang, ya gampang. Bagi yang sulit, ke laut saja. Lalu bagi saya, bagaimana? Sudah lebih 125 novel saya tulis, apa itu bukan berarti gampang? Ah, tidak juga. Bagi saya, tidak ada yang gampang di bumi ini dan tidak ada yang sulit juga, asal kita memiliki kemauan dan mau bekerja keras. Aduh, kok berbelit-belit amat, sih? To the point sajalah, ”Menulis itu gampang atau susah?” Lanjutkan membaca “Memulai Menulis dan Mengatasi Writers Block”